info@digital-bali.com | +62 822-3733-8826
5 Tips Ampuh Menabung Untuk Nikah Bermodal Gaji UMK Bulanan

5 Tips Ampuh Menabung Untuk Nikah Bermodal Gaji UMK Bulanan

Bagi Anda yang sudah menginjak usia 25 tahun keatas pasti sudah mulai terbiasa mendengar pertanyaan kapan menikah? Apalagi jika Anda dan pasangan sudah menjalin hubungan pacaran lebih dari 1 tahun.

1. Komitmen

Menabung merupakan salah satu komitmen yang harus kita perhatikan dalam mempersiapkan pernikahan. Sebelum menabung ajaklah pasangan anda untuk memiliki komitmen yang kuat untuk menjalankannya. Karena proses menabung ini bukanlah hal yang mudah untuk dijalani. Jika kalian memegang teguh komitmen kalian, niscaya rintangan akan dengan mudah dilewati dan proses menabung menjadi lebih menyenangkan.

2. Buat Rincian Anggaran Pernikahan

Kami menyarankan anda untuk mempersiapkan konsep pernikahan anda terlebih dahulu sebelum memprediksi estimasi biaya pernikahan

Apakah konsepnya indoor, outdoor, atau perpaduan keduanya. Setelah itu, Anda dan pasangan bisa mencari lokasi yang tepat agar pernikahan berjalan lancar sesuai keinginan. Mintalah rekomendasi dari keluarga, teman, atau kerabat yang sudah pernah melangsungkan pernikahan dengan konsep yang Anda pilih. Intinya, apapun konsep yang sudah direncanakan haruslah sesuai dengan budget, sehingga Anda dan pasangan tidak perlu lagi berhutang yang nantinya akan menyulitkan.  Kalian tidak perlu menyisihkan setengah dari gaji kalian, cukup 30% hingga 40% saja.

Perlu diingat, bahwa menyisihkan berbeda dengan menyisakan, sesegera mungkin sisihkan sebagian uang sebelum kalian menggunakan gaji yang kalian terima. Jika kalian rajin mengalokasikan dana setiap bulannya, kalian akan mengumpulkan nominal uang yang cukup besar dalam kurun waktu hanya 2 tahun.

Misalnya, kalian memiliki gaji 3 juta dan menyisihkan 30% dari gaji tersebut tiap bulannya, maka perhitungannya akan menjadi:

  • Rp 3.000.000 x 40% = Rp 1.200.000 / bulan
  • Rp 1.200.000 x (24 bulan) = Rp 28.800.000
  • Rp 28.800.000 x 2 orang = Rp 57.600.000

Maka, dalam waktu 2 tahun saja, kamu dan pasangan sudah memiliki tabungan sebesar Rp 57.600.000.

3. Perhitungkan Budget Sehari-hari

Yakin masih mau hidup boros? Sepertinya tidak, karena hari semakin dekat. Usahakan untuk selalu berhemat, terutama untuk biaya hidup sehari-hari, seperti biaya makan, transportasi, listrik, air, internet, dan perawatan tubuh.

Berhemat akan sangat membantu anda untuk mengumpulkan uang lebih banyak setiap bulannya. Coba bayangkan kalau bisa menghemat pengeluaran sebesar Rp. 200.000 setiap bulan, dalam setahun Anda bisa mengumpulkan Rp. 24.000.000 yang biasanya sangat berguna pasca pernikahan.

4. Menahan Diri Untuk Kencan Mewah

Kebiasaan untu berjalan-jalan atau makan malam di restoran mahal saat malam minggu tiba sebaiknya diubah. Anda mungkin dapat memilih kegiatan yang lebih hemat biaya. Misalnya menonton film dirumah, memasak bersama untuk makan malam, atau sekedar sharing mengenai masalah yang sedang dihadapi sembari menikmati segarnya angin pantai dengan cemilan ringan.

Meski terlihat membosankan, kegiatan ini justru lebih hemat dan dapat membangun chemistry, sehingga semakin mengenal kepribadian masing-masing. Hal ini tentu sangat berguna sebelum membangun bahtera rumah tangga nanti.

5. Hindari Hutang

Ketika memiliki hutang, Anda tak hanya membayar cicilan hutang, namun juga bunga. Selain itu terdapat denda bila Anda terlambat melakukan pembayaran melebihi batas tempo. Oleh sebab itu, hindari berhutang untuk melangsungkan pernikahan. Karena Anda harus memikirkan biaya lain yang lebih besar ketika Anda sudah berstatus suami istri. Tentu akan lebih baik jika uang yang Anda miliki setelah pernikahan digunakan untuk mengumpulkan tanda jadi rumah atau mobil.

Semakin dini Anda menabung, tentu semakin banyak dana yang dapat Anda kumpulkan. Biaya pernikahan memang tidak murah. Mulailah menabung sejak awal, agar anggaran yang terkumpul semakin mencukupi. Sehingga pesta pernikahan yang anda sudah impikan akan bisa terwujud sesuai keinginan anda.

Leave a Reply

Close Menu